KABAR KALBAR
Seminar KLHS Rencana Tata Ruang Perbatasan Negara Di Kalimantan Barat Dan Workshop I Pembahasan Isu Strategis KLHS
Kamis, 22/09/2011

Klik untuk ukuran asli

Bertempat di Pontianak tanggal 21-23 September 2011 dilaksanakan Seminar KLHS Rencana Tata Ruang Perbatasan Negara di Kalimantan Barat dan Workshop I Pembahasan Isu Strategis KLHS yang dibuka oleh Dra. Kressensiana Kusnawaty, Sekretaris Badan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Kalimantan Barat.
Isu pengembangan kawasan perbatasan negara dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi topik yang sering dibicarakan dalam berbagai kesempatan, mulai dari rapat-rapat terbatas dan koordinasi antar departemen / instansi pusat dan daerah, seminar, loka karya, pembahasan di DPR, sampai ke sidang kabinet.
Hal tersebut dipicu oleh kesadaran kita betapa selama ini telah terjadi kesenjangan perekonomian di hampir seluruh wilayah di kawasan perbatasan. Kondisi ini pada umumnya disebabkan oleh oleh masih terbatasnya ketersediaan sarana dan prasarana sosial ekonomi seperti sarana dan prasarana perhubungan, telekomunikasi, permukiman, perdagangan, listrik, air bersih, pendidikan dan kesehatan.
Keterbatasan sarana dan prasarana sosial ekonomi di kawasan perbatasan tersebut menyebabkan minimnya kegiatan investasi, rendahnya optimalisasi pemanfaatan SDA, rendahnya penciptaan lapangan pekerjaan, sulit berkembangnya pusat pertumbuhan, keterisolasian wilayah, ketergantungan masyarakat terhadap pelayanan sosial ekonomi dari negara tetangga, tingginya biaya hidup, serta rendahnyakualitas SDM. Permasalahan lain yang tidak dapat dipisahkan dalam pengelolaan kawasan perbatasan adalah belum disepakatinya penetapan wilayah negara di beberapa segmen batas darat dan laut melalui kesepakatan dengan negara tetangga.
Kalimantan Barat sebagai salah satu Provinsi yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia tentu saja akan menjadi salah satu dari program pembangunan perbatasan tersebut. Terdapat 5 Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia yakni Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Sintang, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang dimana wilayah tersebut memiliki SDA yang sangat besar yang dapat dioptimalkan pemanfaatannya untuk kesejahteraan masyarakat. Sebagian besar dari potensi SDA tersebut belum dikelola dan sebagian lagi merupakan kawasan konservasi atau hutan lindung yakni Cagar Alam Gunung Nyiut di Sanggau, Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau sentarum yang memiliki nilai sebagai paru-paru dunia.
Suatu manajemen pengelolaan kawasan perbatasan yang terintegrasi, baik dalam aspek perencanaan maupun pelaksanaannya belum terbangun. Anggaran pembangunan untuk pengembangan kawasan perbatasan juga masih relatif terbatas karena sering terkalahkan oleh prioritas pembangunan lain. Untuk itu, beberapa agenda yang perlu memperoleh perhatian dalam upaya penanganan kawasan perbatasan ke depan antara lain :
1. Penetapan Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan sebagai acuan spasial bagi upaya pengembangan wilayah secara terpadu antar sektor dan antar daerah.
2. Penetapan Peraturan Presiden mengenai pembentukan Badan Nasional Pengelola Perbatasan beserta penyusunan Rencana Induk Pengembangan Kawasan Perbatasan.
Oleh sebab itu penyusunan KLHS Rencana Tata Ruang Perbatasan Negara di Kalimantan Barat dan Workshop I Pembahasan Isu Strategis KLHS menjadi sangat penting untuk dilakukan mengingat resiko kerusakan lingkungan dan pencemaran yang akan terjadi. Diperlukan adanya pengelolaan lingkungan hidup yang terpadu baik meliputi proses perencanaan, pengorganisasian, implementasi dan monitoring, serta proses evaluasi.

 


KABAR LAINNYA:






APLIKASI e-Gov
LPSE Prov. Kalbar
RUP Prov Kalbar
Database Kalbar
e-Proc (Lelang Proyek)
SIMKUM
e-Document
Organisasi Prov Kalbar
Mitigasi Bencana
Dokumentasi & Informasi Hukum

INFO PUBLIK

LAKIP Pemprov 2013

UMP/UMK Kalbar 2014

Pergub Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah

LPSE KALBAR

Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah (TPAD)

Kajian Ekonomi Regional (KER) Kalimantan Barat 2011

Data Trafficking Kalbar

Statistik Kalimantan Barat