KABAR KALBAR
Disnakeswan Kalbar : "Teliti 65 Sampel Darah Kelelawar"
Rabu, 19/10/2011

[Pontianak, Kalbar] - Dinas Kesehatan Hewan Kalbar dua minggu ke depan sudah mendapatkan hasil penelitian sampel darah dan urine 65 kelelawar dari perbatasan yang diduga membawa virus nipah disease. Saat ini sampel darah dan urine sedang diteliti ahli di Balai Penelitian Bogor. Penelitian itu untuk memastikan apakah kelelawar di daerah perbatasan tersebut membawa virus nipah yang menyerang kelelawar dan menularkannya kepada hewan ternak khusus babi melalui gigitan dan urine, jelas Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan-Disnakeswan Provinsi Kalbar, Abdul Manaf. Menurutnya, kasus penyakit nipah sendiri pernah ditemukan di negara Malaysia. Dikhawatirkan virus serupa mewabah di Kalbar. Kondisinya akan diperparah jika babi yang terjangkit virus penyakit nipah juga dikonsumsi manusia, ujarnya. Jika hasil penelitian ke-65 kelelawar positif mengidap penyakit nipah, maka pemeriksaan terhadap hewan ternak babi akan ditingkatkan. Abdul Manaf mengatakan, penyakit nipah merupakan penyakit menular yang menyerang melalui gigitan dan urine. Populasi kelelawar yang terdapat di daerah perbatasan ini terkenal besar, bahkan dengan bentangan sayap mencapai satu meter.

 


KABAR LAINNYA:






APLIKASI e-Gov
LPSE Prov. Kalbar
Direktori File Kalbar
Database Kalbar
e-Proc (Lelang Proyek)
SIMKUM
e-Document
Organisasi Prov Kalbar
Simbada Pemprov Kalbar
Mitigasi Bencana
Dokumentasi & Informasi Hukum

INFO PUBLIK

UMP/UMK Kalbar 2014

Pergub Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah

LPSE KALBAR

Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah

Kajian Ekonomi Regional (KER) Kalimantan Barat 2011

Data Trafficking Kalbar

Statistik Kalimantan Barat

LAYANAN PUBLIK

Forum Anak Kalbar

Forum Transparansi Kalbar