KABAR KALBAR
Dana BOS Kalbar Rp 127,7 Miliar
Jumat, 03/02/2012

Penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Kementerian Keuangan RI ke Kas Daerah Provinsi Kalbar untuk triwulan I sebesar Rp 127,71 miliar. Dana tersebut diberikan pada tanggal 3 Januari 2012 lalu.

Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sandjaya mengatakan penyaluran dana BOS sudah diberikan kepada seluruh sekolah yang ada di Kalbar. Berdasarkan hasil pengecekan dan pemantauan terhadap beberapa sekolah dan laporan dari PT Bank Kalbar sebagai penyalur, pada 16 Januari 2012 bertepatan dengan acara teleconference dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI menyatakan bahwa dana BOS telah disalurkan kepada satuan pendidikan. Namun masih ada beberapa sekolah yang ternyata rekeningnya pasif dan telah diantisipasi melalui koordinasi antara Unit PT Bank Kalbar terdekat dengan Diknas Pendidikan kabupaten/kota agar sekolah dimaksud segera mengaktifkan atau membuka rekening baru.

"Di samping terkendala masalah rekening pasif, terdapat pula dua sekolah yang tutup yaitu SMP 1 Terbuka Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang sebesar Rp 10,8 juta, SMPS Bersatu Tiong Keranji Kabupaten Melawi Rp 2,4 juta," ungkap Wagub kepada Wakil Presiden Boediono saat melakukan teleconference kepada Wapres di ruang Audiovisual Kantor Gubernur, Kamis (1/2).

Menurutnya, tutupnya sekolah tersebut terjadi saat pendataan dalam pemberian dana BOS dan transfer, ternyata sekolah tersebut sudah tidak ada. Namun demikian, anggaran tetap dikembalikan oleh Kementerian Keuangan.

"Yang jelas di triwulan kedua ini tidak ada masalah. Dan pada tanggal 13 Januari lalu sudah disalurkan ke seluruh sekolah. Sesuai dengan laporan yang tadi saya sampaikan kepada Wapres," kata mantan guru ini.

Christiandy mengatakan dari Rp 127 miliar dana BOS, sekitar Rp 101 miliar tidak ada masalah. Sementara sekitar Rp 13 jutaan belum tersalurkan karena dua sekolah, yaitu di Melawi dan Ketapang sudah tutup. "Tapi uangnya dikembalikan ke Kementerian Keuangan. Sementara untuk triwulan selanjutnya, karena data sudah valid maka dijamin tidak akan ada masalah," kata Wagub optimis.

Kepala Dinas Pendidikan Kalbar Alexius Akim menjelaskan penyaluran dana BOS dilakukan tiga bulanan (Jan-Maret, April-Juni, Juli-September, Oktober-Desember). Penyaluran dana dilakukan paling lambat 14 hari kerja untuk triwulan I dan triwulan IV dan 7 hari kerja untuk triwulan II dan triwulan III.

Sumber: Harian Equator

 


KABAR LAINNYA:






APLIKASI e-Gov
LPSE Prov. Kalbar
Direktori File Kalbar
Database Kalbar
e-Proc (Lelang Proyek)
SIMKUM
e-Document
Organisasi Prov Kalbar
Simbada Pemprov Kalbar
Mitigasi Bencana
Dokumentasi & Informasi Hukum

INFO PUBLIK

UMP/UMK Kalbar 2014

Pergub Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah

LPSE KALBAR

Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah

Kajian Ekonomi Regional (KER) Kalimantan Barat 2011

Data Trafficking Kalbar

Statistik Kalimantan Barat

LAYANAN PUBLIK

Forum Anak Kalbar

Forum Transparansi Kalbar