KABAR KALBAR
Samsat Drive Thru, Terobosan Baru Pembayaran Pajak Kendaraan Roda Empat
Minggu, 25/04/2010

Menyikapi tingginya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan pembayaran pajak, khususnya pajak kendaraan roda empat, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Kalimantan Barat meluncurkan program layanan Samsat Drive Thru, Rabu (21/4).

Dengan hanya membawa kelengkapan administrasi kepada petugas di pos drive thru, maka masyarakat akan mendapatkan bukti pembayaran pajak. Di pos ini digunakan sistem untuk melihat Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pelayanan yang diberikan. Wajib pajak yang telah selesai membayar pajak kendaraan roda empatnya akan diminta untuk memberikan penilaian terhadap pelayanan tersebut dengan menekan tombol yang telah disediakan. Layanan Drive Thru ini baru melayani kendaraan jenis sedan, jeep, ST wagon, Minibus, Micro bus, dan pick up (plat hitam).

Kepala Dispenda Provinsi Kalimantan Barat, Drs. H. Darwin Muhammad menjelaskan, Layanan Samsat Drive Thru ini merupakan pengembangan pelayanan kepada masyarakat khususnya sektor pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Hal ini dikarenakan, sektor pembayaran PKB dan BBNKB ini merupakan sektor unggulan dalam penerimaan daerah.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Drs. Christiandy Sanjaya, SE, MM, dalam sambutannya mengatakan layanan Drive Thru ini merupakan terobosan baru dalam pelayanan pembayaran pajak, pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLLJ) yang perlu mendapatkan perhatian. Hal ini tentunya akan bernilai positif terhadap realisasi penerimaan pajak daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalimantan Barat.

Pada tahun 2009, realisasi penerimaan PBK sekitar Rp.161,6 Milyar atau sekitar 111,46% dari target yang ditentukan sekitar Rp. 145 Milyar. Sedangkan realisasi penerimaan BBNKB sekitar Rp.167,7 Milyar atau sekitar 113,23% dari target sekitar Rp.148,1 Milyar. Sementara pada tahun 2010 ini, target PKB sekitar Rp 169,1 Milyar dan target untuk BBNKB sekitar Rp 178,6 Milyar.
Bila dikaitkan dengan kondisi keuangan pemerintah saat ini, target APBD pada tahun 2010 yang dianggarkan dalam RAPBD Kalbar sekitar Rp.1,6 Trilyun atau meningkat 10,8% dari target APBD murni 2009. Kondisi ini terjadi karena pada tahun 2010 target penerimaan yang bersumber dari Dana Perimbangan, khususnya Bagi Hasil pajak dan Bukan Pajak serta Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat mengalami penurunan

Wagub Christiandy juga didaulat untuk melaunching dan memotong pita sebagai tanda Samsat Drive Thru mulai beroperasi dengan tiga loket pelayanan.
(Humas Pemprov/Nasir-Bayurini)

 


KABAR LAINNYA:






APLIKASI e-Gov
LPSE Prov. Kalbar
Direktori File Kalbar
Database Kalbar
e-Proc (Lelang Proyek)
SIMKUM
e-Document
Organisasi Prov Kalbar
Simbada Pemprov Kalbar
Mitigasi Bencana
Dokumentasi & Informasi Hukum

INFO PUBLIK

UMP/UMK Kalbar 2014

Pergub Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah

LPSE KALBAR

Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah

Kajian Ekonomi Regional (KER) Kalimantan Barat 2011

Data Trafficking Kalbar

Statistik Kalimantan Barat

LAYANAN PUBLIK

Forum Anak Kalbar

Forum Transparansi Kalbar