KABAR KALBAR
Finka, Duta Lingkungan Hidup 2012 Kalbar
Senin, 11/06/2012

PONTIANAK—Finka, asal Kubu Raya terpilih menjadi Duta Lingkungan Hidup 2012 Kalimantan Barat. Ia berhasil menyisihkan 26 finalis lain dari 14 kabupaten/kota dalam ajang Grand Final Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Kalbar 2012 yang digelar di Hotel Kapuas, Jumat (8/6) malam.
Posisi Finka diikuti runner up I, Ignatia Karunia asal Sanggau, runner up II Ferdiant Hidayat asal Kubu Raya, harapan I Aulia Ismaya Fitriani asal Kota Pontianak dan harapan II Natalia Desi asal Sintang. Sedangkan juara favorit jatuh ke tangan Aulia Ismaya Fitriani asal Kota Pontianak.

Asisten II Setda Kalbar, Lensus Kandri yang mewakili gubernur memberikan apresiasi atas tingginya animo masyarakat terhadap kegiatan ini. “Kehadiran saudara-saudara menunjukkan bahwa saudara-saudara memiliki komitmen yang kuat dan menyadari tentang tanggung jawab bersama kita dalam upaya mewujudkan kondisi lingkungan yang lebih baik,” ujar dia.
Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kalbar, Darmawan mengatakan, duta lingkungan akan berperan sebagai corong bagi BLH dalam mengampanyekan lingkungan. “Para duta akan menjadi ujung tombak dalam sosialisasi tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup,” katanya.

Ia juga menyebutkan, ajang Pemilihan Duta Lingkungan Hidup ini merupakan media kampanye dalam pelaksanaan pendidikan lingkungan hidup. Kegiatan ini pun ditujukan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dan generasi muda terhadap kondisi lingkungan. “Dengan ini kita juga bermaksud untuk membentuk jurubicara dan agen sosialisasi dari kalangan generasi muda,” ujarnya.
Pemilihan Duta Lingkungan Hidup dilangsungkan selama empat hari mulai 6-9 Juni. Penilaian tidak hanya difokuskan pada malam Grand Final tetapi sudah dimulai sejak awal pendaftaran. Pemilihan lebih menitikberatkan pada intelektual, pengetahuan/wawasan peserta, berikut apresiasinya pada lingkungan hidup. Di samping itu, penampilan/performance juga dinilai.

“75 persen penilaian adalah intelektual/wawasan yang meliputi pengetahuan umum, psikotes, bahasa Inggris, pengetahuan lingkungan hidup serta kemampuan berkomunikasi. Selebihnya 25 persen adalah penampilan yang meliputi kerapian dan attitude,” katanya. Penilaian penampilan ini dilakukan selama dalam proses karantina dan pembekalan serta saat di pentas catwalk pada malam Grand Final.

Malam Grand Final Pemilihan Duta Lingkungan Hidup berlangsung dengan meriah. Para penonton dan pendukung masing-masing finalis memenuhi Ballroom Hotel Kapuas. Bahkan, bangku yang tersedia tidak mampu menampung para hadirin. Acara ini dihadiri pejabat Pusat Pengelolaan Ekoregion Kalimantan, Asisten II Setda Kalbar, Lensus Kandri, Duta Lingkungan Hidup Ekoregion, Frita Olivia dan sejumlah undangan lain. Dalam acara ini, selain menyaksikan lenggak-lenggok para finalis di atas catwalk, para hadirin juga menikmati berbagai jenis hiburan musik serta tarian. Sebagian penonton juga beruntung mendapat doorprize dari sponsor.

 


KABAR LAINNYA:






APLIKASI e-Gov
LPSE Prov. Kalbar
Direktori File Kalbar
Database Kalbar
e-Proc (Lelang Proyek)
SIMKUM
e-Document
Organisasi Prov Kalbar
Simbada Pemprov Kalbar
Mitigasi Bencana
Dokumentasi & Informasi Hukum

INFO PUBLIK

Pergub Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah

LPSE KALBAR

Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah

Kajian Ekonomi Regional (KER) Kalimantan Barat 2011

Data Trafficking Kalbar

Statistik Kalimantan Barat

Info Bisnis Kalbar

LAYANAN PUBLIK

Forum Anak Kalbar

Forum Transparansi Kalbar