KABAR KALBAR
WORSHOP SEKOLAH KHUSUS OLAHRAGA
Senin, 10/12/2012

Klik untuk ukuran asli

Pontianak, Malam tadi,Minggu 9 Desember 2012 secara resmi Worshop Sekolah Khusus Olahraga (SKO) dibuka oleh Kepala Dispora Prov. Kalimantan Barat Ibu Dra, Hj. Utin Kusumawaty, M.Si. Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari (9 – 11 Desember 2012) di Hotel Gajahmana Pontianak. Dalam laporannya ketua panitia Bpk Sugeng Hariadi MM (Kabid Keolahragaan) bahwa Peserta worshop berasal dari Dinas/Instansi terkait, Dinas/Instansi yang menangani Keolahragan di Kab/Kota se-Kalbar, Perguruan Tinggi dan Atlet Andalan. Anggaran kegiatan merupakan anggaran APBD ABT Dispora Prov. Kalbar.Adapun Narasumber yang akan menyampaikan materi yang sudah tersusun :
1. Kemenpora RI : Kebijakan Kemenpora dalam upaya mendukung berdirinya SKO
2. Kemendiknas RI : Peluang pendirian SKO di daerah berdasarkan UU Sisdiknas, peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri
3. Diknas Sumatera Selatan : Sejarah berdirinya dan sistem pembinaan pada Sekolah Olahraga Nasional (SON) di provinsi Sumatera Selatan
4. Diknas Prov. Kalbar : Kebijakan dan Dukungan Dinas Pendidikan Prov. KalbarKO di Prov. Kalbar.
5. KADISPORA Prov. Kalbar : Kebijakan Dispora Prov. Kalbar tentang keberadaan SKO di kalbar dalam rangka meningkatkan prestasi Olahraga.
Dalam sambutannya Kadispora mengatakan bahwa Kegiatan yang dilaksanakan ini dalam rangka pembinaan dan pengembangan potensi olahraga pelajar berbakat melalui pendidikan akademis ini kita harapkan akan menemukan bentuk dan formula yang tepat untuk dijadikan fondasi yang kuat didalam proses pembentukan dan pendiriannya kelak. Selanjutnya dikatakan bahwa ada keinginan akan terfasilitasikannya bakat-bakat dan potensi muda penerus tradisi prestasi olahraga bangsa khususnya di didaerah Kalimantan Barat, telah mengundang kita semua untuk hadir saat ini dalam membidani proses lahir, berdiri, tumbuh, dan berkembangnya Sekolah Khusus Olahraga
di Kalimantan Barat. Kepedulian kita, khususnya yang bersinggungan dengan penanganan bidang keolahragaan dan kependidikan, pada hari ini harus kita galang sehingga menjadi suatu kesatuan langkah dan komitmen agar keinginan tersebut dapat berujung pada suatu muara bahwa keberadaan Sekolah Khusus Olahraga akan menjawab keinginan dan tuntutan publik akan prestasi olahraga Kalimantan Barat dimasa yang akan datang.
Dilajutkan lagi bahwa keseriusan dan kesungguhan didalam pelaksanaan dan keikutsertaan kita pada workshop kali ini hendaknya dapat menciptakan suatu pola yang tepat terutama yang berkenaan dengan payung hukum, kurikulum sekolah, rekrutmen tenaga guru dan peserta didik serta pola pengasuhannya karena sekolah khusus ini memang memerlukan perhatian dan perlakuan yang khusus karena ia membawa misi pencapaian prestasi yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Dikatakan pula bahwa kita juga saat ini tidak menutup mata akan keberadaan Pusat Pembinaan dan Latihan Olahraga Pelajar atau PPLP dimana selama ini menerapkan pola pembinaan dan pelatihan khusus olahraga diluar jam sekolah. Terjadi dualisme kepentingan diantara upaya pencapaian prestasi olahraga yang maksimal dengan dilain sisi kewajiban untuk mengikuti kurikulum akademik yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan umum. Melalui workshop ini akan dapat memberikan solusi agar kedepannya atlet pelajar akan mampu berprestasi olahraga dengan tetap mengacu pada kepentingan pendidikan sebagai kebutuhan masa depannya. SKO merupakan salah satu solusi tanpa mengabaikan hak-hak dasar pendidikan peserta didik itu sendiri. Diharapkan pula dalam workshop ini nantinya diharapkan telah terformulasinya Nama sekolah yang akan dibentuk, Cabang olahraga apa saja , tenaga pengajar dan kurikulum sehingga di Tahun 2013 dapat diwujudkan sekolah dimaksud mengingat telah tersedianya fasilitas sekolah dan penginapan bagi para atlit nantinya.
Selain itu Kadispora juga mengingatkan berbagai even Nasional dan Internasional yang akan dilaksanakan di Kalbar seperti kegiatan Tour The Khatulistiwa pada tanggal 21-25 Februari 2013 dan yang hadir dari 13 Negara antara lain taiwan, Hongkong dll. Dan di tahun 2014 Kalbar menjadi tuan rumah POPWIL. Selain itu kedepan dikatakan keinginan untuk melaksanakan Haornas secara bergilir setiap tahunnya ke daerah-daerah sehingga dapat menggali potensi atlit daerah. Menutup sambutannya Ibu Utin Kusumawaty, M.Si bersemangat mengingat telah adanya payung hukum seperti Undang-undang Sistem Keolahragaan dan Perda Keolaharagaan tinggal Pergub saja yang akan menyusul untuk memperkuat berdirinya Sekolah Khusus Olahragawan ini.
(Kust, Dispora)

 


KABAR LAINNYA:






APLIKASI e-Gov
LPSE Prov. Kalbar
RUP Prov Kalbar
Database Kalbar
e-Proc (Lelang Proyek)
SIMKUM
e-Document
Organisasi Prov Kalbar
Mitigasi Bencana
Dokumentasi & Informasi Hukum

INFO PUBLIK

PPID Pemprov. Kalbar

LAKIP Pemprov 2013

UMP/UMK Kalbar 2014

Pergub Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah

LPSE KALBAR

Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah (TPAD)

Kajian Ekonomi Regional (KER) Kalimantan Barat 2011

Data Trafficking Kalbar

Statistik Kalimantan Barat