KABAR KALBAR
PKK Pontianak Kota Raih Penghargaan Nasional
, 05/11/2012

PKK Kecamatan Pontianak Kota kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kecamatan yang mewakili Provinsi Kalbar itu berhasil meraih juara 10 nasional dari 33 provinsi dalam lomba desa dan kelurahan tingkat nasional. Ketua PKK Kecamatan Pontianak Kota Safrayani bersyukur telah berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Hal ini merupakan keberhasilan bersama yang harus dijadikan sebagai motivasi untuk lebih baik. “Kita diundang ke Jakarta untuk menerima penghargaan dari Mendagri Gamawan Fauzi dan Ibu PKK Nasional. Kita dinobatkan sebagai juara 10 nasional dalam partisipasi lomba desa dan kelurahan tingkat nasional. Di Kalbar kita sebagai juara satu dan berhak mewakili Kalbar di tingkat nasional,” ungkapnya kepada Rakyat Kalbar, Sabtu (3/10). Menurutnya, penyerahan penghargaan itu sudah dilaksanakan pada 14 Agustus lalu. Saat itu, peserta yang mewakili daerah di Jakarta juga diikutkan dalam apel 17 Agustus di Istana Negara. Kegiatannya dirangkai dalam temu karya nasional dalam rangka penyelenggaraan perlombaan desa dan kelurahan tingkat nasional tahun 2012. Ada delapan indikator yang dijadikan dasar penilaian. Kedelapan indikator tersebut, dijelaskan Safrayani, adalah bidang pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan, partisipasi masyarakat di berbagai bidang kelembagaan ekonomi dan pendapatan. “Tentunya kelurahan merupakan tolok ukur dari pemerintahan di tingkat kecamatan. Di bidang pemberdayaan masyarakat kita ada pengelolaan pasar tradisional yang dikelola oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Ada kegiatan kelompok UPPK,” terangnya. Selain itu, dari ibu PKK ada yang berjualan hasil kerajinan berupa kuliner dan hasil kerajinan tangan lainnya. Semuanya dipusatkan di Kelurahan Mariana yang dulu dikenal dengan kampung sawah. “Nah, di sana kita bangun salah satu partisipasi masyarakat. Di mana ada geliat ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah. Kemudian administrasi pemerintahan juga menjadi penilaian,” kata Safrayani. Pihaknya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kota Pontianak terutama Walikota Pontianak H Sutarmidji yang sudah banyak men-support. Telah memberikan bimbingan yang luar biasa. Tidak hanya kepada Tim Penggerak PKK, tetapi juga kader posyandu. “Alhamdulillah, selama ini kita tidak menemukan kendala yang berarti. Kita sebagai kader motivator dan mensosialisasikan program pemerintah kepada masyarakat. Kita didampingi oleh petugas puskesmas,” ucap Safrayani. Ia menambahkan, walikota juga memberikan tunjangan operasional bagi kader posyandu yang aktif sekitar 3–5 juta rupiah satu tahun. Apalagi yang berprestasi akan mendapatkan penghargaan yang lebih. Hal ini tidak lain supaya ada peningkatan kinerja. Kemudian, Safrayani melanjutkan, Puskesmas Alianyang yang notabenenya masuk dalam Kecamatan Pontianak Kota juga menunjukkan prestasi yang baik. Kali ini berhasil dalam program KB tahap pertama. Puskesmas Alianyang tampil sebagai juara ketiga dalam lomba pencapaian KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) kategori klinik tingkat nasional. “Pada peringatan Hari Jadi Kota Pontianak, kita juara satu membuat menu tiga B (Bergizi, Berimbang, dan Berbahan lokal). Kemudian Juara 1, 2, 3 dalam rangka lomba menu nonberas dan terigu. Lomba tersebut digelar oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pontianak,” tutupnya. Sumber : equator-news.com

 


KABAR LAINNYA:






APLIKASI e-Gov
LPSE Prov. Kalbar
RUP Prov Kalbar
Database Kalbar
e-Proc (Lelang Proyek)
SIMKUM
e-Document
Organisasi Prov Kalbar
Mitigasi Bencana
Dokumentasi & Informasi Hukum

INFO PUBLIK

LAKIP Pemprov 2013

UMP/UMK Kalbar 2014

Pergub Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah

LPSE KALBAR

Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah (TPAD)

Kajian Ekonomi Regional (KER) Kalimantan Barat 2011

Data Trafficking Kalbar

Statistik Kalimantan Barat