KABAR KALBAR
PU Kalbar Konsisten Bangun Infrastruktur
, 03/12/2012

Tahun 2012 merupakan tahun bersejarah bagi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kalimantan Barat. Dinas PU Kalbar berhasil menorehkan capaian kinerja yang terbilang cukup membanggakan. Terbukti dengan penghargaan di bidang Pengelolaan Aset Negara dari Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, menempati posisi kedua se-Indonesia setelah Provinsi Bali. Penghargaan tersebut akan diserahkan langsung oleh Menteri PU—Ir Joko Kirmanto—Senin (3/12), bertepatan dengan puncak peringatan Hari Bhakti Pekerjaan Umum di Jakarta. Demikian disampaikan Ir Jakius Sinyor, Kepala Dinas PU Kalbar, saat ditemui usai penyerahan hadiah kepada para pemenang Lomba yang diselenggarakan Dinas PU Kalbar. Lomba tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pekerjaan Umum yang ke-67, di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kalbar, Minggu (2/12) kemarin. Lebih lanjut, Jakius memaparkan, Dinas PU pada tahun 2012 mendapat alokasi anggaran Rp 3,36 triliun. Anggaran tersebut terdiri dari APBN murni ditambah pinjaman (loan) dari Cina sebesar Rp 740 miliar. Peruntukan anggaran tersebut untuk pembangunan Jembatan Tayan di Kabupaten Sanggau. Lainnya, dari APBD Provinsi sebesar Rp 435,7 miliar dan ASEAN Development Bank (ADB) sebesar Rp 900,3 miliar. Dari alokasi anggaran itu, PU Kalbar mulai memacu sekaligus memprioritaskan pembangunan infrastruktur sebagai ujung tombak atau titian penggerak untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kerusakan infrastruktur jalan di Kalbar, baik jalan nasional sepanjang 1.600 km dan jalan provinsi yang panjangnya 1.575 km, secara bertahap akan segera dibenahi hingga 2014 yang akan datang. Terbukanya jalur Pontianak-Tayan yang telah rampung dikerjakan dan merupakan jalan alternatif. Karena jarak tempuh menjadi singkat, sehingga hampir 90 persen dilalui kendaraan dari Sanggau, Sekadau, Melawi, Sintang, Kapuas Hulu, menyebabkan kondisi fisik Jalan menjadi rusak,” tutur Jakius. Demikian juga penanganan jalan provinsi baru dilakukan pemeliharaan berkala maupun peningkatan pada 2009, 2010, 2011. Antara lain, pemeliharaan berkala Jalan Ngabang-Serimbu (Kabupaten Landak), Jalan Kembayan-Balai Sebut (Kabupaten Sanggau), Jalan Simpang Sejiram-Semitau (Kabupaten Kapuas Hulu), Jalan Ng Mau-Tebidak (Kabupaten Sintang), Nangah Pinoh-Sayan (Kabupaten Melawi), Siduk-Sungai Kelik (Kabupaten Ketapang), dan jalan dalam Kota Ngabang. “Dari inventarisasi masalah, sesuai visi dan misi pada RPJMD Kalbar tahun 2008-2013, di antaranya adalah meningkatkan pembangunan infrastruktur dasar. Maka Dinas PU Kalbar—melalui usulan musrenbang kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan musrenbang regional dan nasional—mensinkronkan dengan FORUM SKPD bersama Konsultasi Regional (KONREG) dengan Kementerian PU,” pungkas Jakius. Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan umum Kalimantan Barat Ir Putu Srinata MT memaparkan dengan mekanisme dan program yang sudah dipadukan—nasional maupun provinsi—maka dana yang diperlukan untuk membangun infrastruktur di Kalbar, melalui dana APBD Provinsi maupun APBN, setiap tahun yang diharapkan selalu meningkat. Dengan adanya peningkatan dana 2009-2011, dikatakan Putu, maka kondisi jalan yang ada di Kalbar—jalan nasional maupun jalan provinsi—mengalami peningkatan seiring berjalannya tahun. Kondisi tahun 2011, jalan nasional dengan kondisi Mantap sepanjang 1.404,35 km (7,00 persen). Sedangkan untuk jalan provinsi 1.153 km (75,70 persen), rusak 221,96 km (14,09 persen), dan rusak berat 160,87 km (10,21 persen). Dari hasil tersebut, seiring dengan peningkatan dana yang diperoleh, prediksi jalan rata-rata nasional akan mencapai 94 persen dalam kondisi mantap pada tahun 2014. Untuk Kalbar, jalan nasional diharapkan 100 persen dalam kondisi mantap. Demikian juga jalan provinsi, ditargetkan 2014, mencapai 90 persen. “Sasaran prioritas penanganan infrastruktur pada Dinas PU Kalbar khususnya pembangunan jalan dan jembatan pada tahun 2012, telah mencapai 84 persen. Ini artinya sudah termasuk dalam kriteria mantap,” ungkap Putu. (sumber: harian rakyat kalbar)

 


KABAR LAINNYA:






APLIKASI e-Gov
LPSE Prov. Kalbar
RUP Prov Kalbar
Database Kalbar
e-Proc (Lelang Proyek)
SIMKUM
e-Document
Organisasi Prov Kalbar
Mitigasi Bencana
Dokumentasi & Informasi Hukum

INFO PUBLIK

LAKIP Pemprov 2013

UMP/UMK Kalbar 2014

Pergub Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah

LPSE KALBAR

Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah

Kajian Ekonomi Regional (KER) Kalimantan Barat 2011

Data Trafficking Kalbar

Statistik Kalimantan Barat