KABAR KALBAR
Pendidikan Dan Kesehatan Merupakan Faktor Terpenting Untuk Meningkatkan Taraf Kehidupan Masyarakat
Senin, 28/01/2013

Klik untuk ukuran asli

PONTIANAK – (27/1) Dalam rangka memeriahkan HUT Pemprov. Kalbar ke 56 tahun 2013, panitia perayaan HUT Pemprov, mengadakan berbagai acara yang diikuti oleh seluruh warga Kalbar diantaranya senam bersama, fun bike, jalan sehat dan beberapa perlombaan yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta semangat kekeluargaan. Selain itu juga ada bazaar serta pasar murah.

Kegiatan dilaksanakan di halaman kantor Gubernur Kalbar jalan A. Yani I Pontianak.
Adapun tema HUT ke 56 Pemprov. Kalbar kali ini adalah “Dengan semangat hari ulang tahun Pemda Prov. Kalbar ke 56 tahun 2013, kita sukseskan program dan kegiatan pembangunan daerah untuk pengembangan ekonomi lokal dalam rangka peningkatan daya saing daerah dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).”

Dalam sambutan tertulis Wakil Gubernur Kalbar yang dibacakan Sekda Prov. Kalbar, Drs. M. Zeet Hamdy Assovie, MTM mengatakan bahwa sudah 56 tahun perjalanan Pemprov Kalbar, tentunya sudah selayaknya untuk disyukuri karena telah banyak catatan yang telah ditoreh baik secara ekonomi, sosial, hukum budaya dan politik yang kesemuanya itu dilakukan demi kemajuan Prov. Kalbar.

Secara umum, IPM mulai diperkenalkan dan dikembangkan oleh United Nations Development Programe (UNDP) pada tahun 1990, sebagai alat untuk mengetahui indikator kesejahteraan manusia, menurutnya, ada tiga dimensi yang digunakan untuk melihat kemajuan dan kesejahteraan manusia yaitu, berdasarkan dimensi kesehatan yang diukur dari rata-rata usia harapan hidup, dimensi pendidikan, diukur dari rata-rata sekolah dan angka melek huruf, serta dimensi ekonomi yang diukur dari tingkat kehidupan yang layak atau kesejahteraan secara keseluruhan.

“Provinsi Kalbar mempunyai potensi alam yang sangat berlimpah, potensi lokal yang dimiliki Kalbar seharusnya dapat dioptimalisasikan dengan baik. Untuk mengoptimalisasikan potensi alam tersebut tentu dibutuhkan kualitas sumber daya manusia yang baik pula. Untuk dapat lebih bersaing di tingkat nasional, kalbar harus bekerja keras meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) yang saat ini dirasakan masih sangat rendah. Kalbar masih menempati peringkat IPM ke 28 dari 33 provinsi dengan rata-rata hanya 69,53. Nilai IPM tersebut berada dibawah rata-rata nasional yaitu 72,64”, Kata Wagub Kalbar dalam sambutannya.

Menurutnya, rendahnya IPM kalbar dikarenakan masih lemahnya beberapa sektor pembangunan yang paling menyentuh masyarakat, diantaranya sektor pendidikan dan kesehatan. Wilayah kalbar sangat luas, yaitu 1,5 kali pulau jawa, membuat rentang kendali pembangunan sangatlah beragam, sehingga berakibat pada tidak meratanya pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan. Hal tersebut merupakan tugas kita bersama baik pemerintah maupun masyarakat Kalbar untuk dapat bersama bahu- membahu agar dapat mendongkrak peringkat IPM Kalbar.

“Saya tekankan bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan faktor terpenting untuk meningkatkan taraf kehidupan kita menjadi lebih layak dan lebih sejahtera. Untuk itu marilah kita bersama-sama mendukung pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan demi terciptanya standar hidup yang layak bagi masyarakat Kalbar”, pesan Wagub dalam menghakhiri sambutannya. (Sulono/Dishubkominfo)

 


KABAR LAINNYA:






APLIKASI e-Gov
LPSE Prov. Kalbar
RUP Prov Kalbar
Database Kalbar
e-Proc (Lelang Proyek)
SIMKUM
e-Document
Organisasi Prov Kalbar
Mitigasi Bencana
Dokumentasi & Informasi Hukum

INFO PUBLIK

LAKIP Pemprov 2013

UMP/UMK Kalbar 2014

Pergub Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah

LPSE KALBAR

Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah

Kajian Ekonomi Regional (KER) Kalimantan Barat 2011

Data Trafficking Kalbar

Statistik Kalimantan Barat