KABAR KALBAR
Gali Potensi Kesenian Yang Ada, Lestarikan Dan Kembangkan
Selasa, 12/02/2013

Klik untuk ukuran asli

Ketapang – Lestarikan dan kembangkan nilai-nilai budaya yang ada. Hal tersebut di sampaikan Asisten Administrasi dan Umum setda Provinsi Kalimantan Barat, Kartius, pada acara Pentas Seni Budaya Dayak dan Pameran Dewan Adat Dayak Kab Ketapang. (8/02). Pentas seni budaya dayak dan pemeran DAD ketapang berlangsung sangat semarak, ribuan masyarakat dari berbagai daerah yang ada di Kabupaten ketapang berkumpul menyaksikan malam pembukaan tersebut. Asisten III setda prov kalbar, Kartius mewakili Gubernur Kalbar membuka acara tersebut mengatakan pentas seni budaya dayak dan pameran ini dilaksanakan sebagai untuk menggali berbagai potensi kesenian yang tumbuh dan berkembang di masyarakat serta merupakan salah satu langkah untuk melestarikan dan menjaga kebudayaan khususnya budaya suku dayak dengan menghidupkan kembali kultur budaya daerah yang kini hampir punah dan terlupakan.
Kegiatan ini juga merupakan perwujudan dari upaya pelestarian dan penghargaan/apresiasi terhadap nilai-nilai tradisional, yang hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat. Disamping itu juga diharapkan dapat menjadi wahana atau media bagi para pelaku seni dalam mengapresiasikan kreatifitasnya dalam berkesian. Kegiatan pentas seni budaya dayak dan pameran ini, memiliki nilai positif karena dapat meningkatkan dan menumbuh kembangkan tali persaudaraan di masyarakat khususnya masyarakat suku dayak. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program promosi dan unjuk kreasi seni budaya dayak kabupaten ketapang. Oleh karena itu, pentas seni budaya tersebut harus terus dilakukan dan dikembangkan di masa-masa yang akan datang.
Sementara itu, Bupati Ketapang sekaligus ketua DAD kabupaten ketapang, Drs. Hendrikus,M.Si mengatakan pentas seni budaya dayak yang diadakan ini untuk mengikat dan melestarikan nilai-nilai budaya yang ada, khususnya di kabupaten ketapang. Selain pentas seni budaya dayak, pentas seni lainnya pun dilakukan, baik pentas seni tionghoa, seni budaya melayu, Jawa. Hal tersebut dilakukan untuk mempererat kerukunan dan keharmonisasi antar etnis yang ada. Ungkap “Hendrikus” (Rinto/Humas Prov)

 


KABAR LAINNYA:






APLIKASI e-Gov
LPSE Prov. Kalbar
Direktori File Kalbar
Database Kalbar
e-Proc (Lelang Proyek)
SIMKUM
e-Document
Organisasi Prov Kalbar
Simbada Pemprov Kalbar
Mitigasi Bencana
Dokumentasi & Informasi Hukum

INFO PUBLIK

UMP/UMK Kalbar 2014

Pergub Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah

LPSE KALBAR

Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah

Kajian Ekonomi Regional (KER) Kalimantan Barat 2011

Data Trafficking Kalbar

Statistik Kalimantan Barat

LAYANAN PUBLIK

Forum Anak Kalbar

Forum Transparansi Kalbar