KABAR KALBAR
Amin Ben Gas, Bahan Bakar Alternatif Produk Kalbar
Senin, 25/11/2013

Klik untuk ukuran asli

Gagasan awal diciptakannya alat converter yang dikenal dengan nama ABG oleh Pak Amin dilatarbelakangi kesulitan yang sering ia temui sebagai anak nelayan, sehingga pada tahun 2010 ditengah kenaikan harga BBM serta langkanya BBM, ia mencetuskan ide untuk membuat sebuah alat konversi bahan bakar.

Bahan bakar yang dipilih haruslah yang murah dan mudah terjangkau oleh masyarakat, sehingga dipilihlah gas LPG sebagai bahan bakar alternatif yang akan dikembangkan.
Namun alat konversi dirancang juga untuk dapat tetap menggunakan bensin dengan pertimbangan jangan sampai menimbulkan masalah baru ketika suatu saat terjadi kelangkaan gas LPG.

Langkah Pak Amin dalam merancang alat konversi tersebut pun tidak mudah, beliau menghadapi berbagai kendala seperti kesulitan modal karena hanya menggunakan uang pribadi, masalah teknis sering terjadi saat merancang alat konversi (trial and error), setelah ABG berhasil dirancangpun Pak Amin masih mengalami kesulitan dalam menentukan pengguna ABG serta masalah legalitas dan administrasi seperti pengesahan hak paten dan sebagainya.
Namun kerja keras Pak Amin yang didedikasikan untuk masyarakat tidaklah sia-sia. Kementerian ESDM bersama dengan akademisi dari Laboratorium Produksi ITB ( Prof. Dr. Ir. Dradjad Irianto, M.Eng dan Dr. Ir. Anas Ma’aruf) memberikan rekomendasi serta kajian untuk ABG tersebut.

Berdasarkan hasil uji lab ITB, perbandingan antara bensin dan gas mencapai 5,11 yang secara sederhana bisa diterjemahkan bahwa bila penggunaan bensin akan memerlukan biaya Rp 5.110,00 maka meggunakan gas hanya memerlukan Rp 1.000,00 dengan bantuan alat konversi bengas ini.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat mulai tahun 2013 mulai mencanangkan program konversi BBM ke BBG dengan alat yang dibuat oleh pak Amin yaitu Bengas (ABG, Amin Bensin Gas) yang dapat diaplikasikan untuk berbagai jenis mesin yang peruntukkan untuk mesin kapal, mesin pakan, maupun mesin pengolahan, dan lain-lain. Hal ini ditempuh dengan harapan bahwa DKP Kalimantan Barat dapat menjadi pelopor dalam menerapkan program konversi BBM ke BBG bagi kabupaten maupun provinsi lain yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat. (WEND)

 


KABAR LAINNYA:






APLIKASI e-Gov
LPSE Prov. Kalbar
Direktori File Kalbar
Database Kalbar
e-Proc (Lelang Proyek)
SIMKUM
e-Document
Organisasi Prov Kalbar
Simbada Pemprov Kalbar
Mitigasi Bencana
Dokumentasi & Informasi Hukum

INFO PUBLIK

UMP/UMK Kalbar 2014

Pergub Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah

LPSE KALBAR

Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah

Kajian Ekonomi Regional (KER) Kalimantan Barat 2011

Data Trafficking Kalbar

Statistik Kalimantan Barat

LAYANAN PUBLIK

Forum Anak Kalbar

Forum Transparansi Kalbar