BERITA DAN KEGIATAN

Gubernur Kalbar H Sutarmidji meresmikan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Timur

Rabu, 3 Oktober 2018 12:32 WIB
0 Komentar 97 View
Uncategorized

Gubernur Kalbar H Sutarmidji meresmikan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Timur, Senin (1/10). Peresmian ini untuk meningkatkan tertib administrasi, pelayanan, pengawasan, dan penerimaan negara dari sektor pajak, sehingga Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melakukan pemecahan wilayah kerja atas 11 unit kantor menjadi 22 unit kantor baru. Di samping melakukan pemecahan wilayah kerja, Ditjen Pajak juga membentuk Kantor Pelayanan Pajak Madya Bogor. Dengan diresmikannya 23 unit kantor baru ini, maka Ditjen Pajak memiliki 34 kantor wilayah, 352 KPP, dan 204 KP2KP di seluruh wilayah Indonesia, kata Kepala Kantor Wilayah DJP Kalbar Slamet Sutantyo. Dikatakannya, penambahan satu kantor wilayah dan beberapa kantor pelayanan pajak ini dilakukan untuk mengakomodasi bertambahnya jumlah Wajib Pajak serta perkembangan kegiatan ekonomi masyarakat. KPP Pontianak Timur dengan wilayah kerja yang meliputi Kecamatan Pontianak Timur Kecamatan Pontianak Utara, Kecamatan Pontianak Tenggara dan Kecamatan Pontianak Selatan. Total wajib pajak terdaftar yang akan dilayani mencapai 106.491 wajib pajak, dengan target penerimaan sebesar Rp1,75 Triliun, jelasnya. Sementara itu, KPP Pratama Pontianak Barat yang menempati gedung di jalan Sultan Abdurrahman Nomor 1, Pontianak Kota akan mengelola administrasi dari 99.963 wajib pajak dengan target penerimaan sebesar Rp1,15 Triliun. KPP Pratama Pontianak Barat memiliki wilayah kerja yang meliputi Kecamatan Pontianak Barat dan Kecamatan Pontianak Kota. Kami berkeyakinan bahwa penataan organisasi yang dilakukan oleh Ditjen Pajak salah dengan mulai dioperasikannya KPP Pratama Pontianak Timur akan mampu meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak, meningkatkan tertib administrasi, pengawasan, dan penerimaan negara dari sektor pajak, serta meningkatkan kinerja organisasi Kantor Pelayanan Pajak, ujarnya. Gubernur Kalbar H Sutarmidji mengatakan pemecahan KPP pratama Pontianak jadi dua wilayah ini adalah untuk mempercepat pelayanan. Pemecahan ini bagus, pelayanan lebih cepat dan lebih representatif. Wajib Pajak harus dilayani dengan baik, kata H Sutarmidji. Dikatakannya, untuk saat ini banyak perusahaan nasional yang membuka usahanya di kalbar khususnya di kota pontianak. Dirinya menilai dengan adanya perusahan itu, harus meningkatkan pelayanan. Perusahan-perusahan besar itu banyak mempunyai anak perusahaanya yang berada di sini, kantor pusatnya di sini (pontianak). Contohnya perusahaan yang mempunyai sawit, untuk kalbar nomor 2 terbesar di Indonesia tapi kantor pusatnya tidak ada di kalbar sehingga mereka bayar pajak di luar, maka dengan adanya KPP Pratama ini bisa meningkatkan penerimaan negara di kalbar, jelasnya. Dengan penambahan dua kantor KPP Pratama ini, Sutarmidji berharap bisa meningkatkan perekonomian di Kalbar di bidang sector pajak. Kita ingin perusahan-perusahan yang mempunyai kantor pusat di sini (Kalbar), pontesi penerimaan negara nanti akan jauh lebih besar dibandingkan kita peroleh saat ini, pungkasnya. Sutarmidji menambahkan, untuk sekarang ini pertumbuhan ekonomi di kalbar sangat bagus dengan dibuktikan jumlah target pendapatan yang mencapai Rp.2,9 Triliun yang diharapkan . Pertumbuhannya bagus saat ini dari target pajak yang ditentukan, di Kalbar memperoleh jauh lebih penerimaannya lebih puluhan persen yang masuk, Kata Sutarmidji. Kemudian rasio penduduk dengan WP (Wajib Pajak) kalbar baru 13 persen harus ditingkatkan, harusnya untuk lima tahun kedepan bisa dua kali lipat dan harus bekerjasama dengan berbagai pihak. Saya senang jika inkubator bisnis BI (Bank Indonesia) kalo diteruskan setiap enam bulan bisa mencetak sekitar ratusan usahawan baru dan ini menjadi peningkatan pajak, tegasnya.( Nasir Humas)

 
KANTOR GUBERNUR KALIMANTAN BARAT

Alamat: Jl. Ahmad Yani, Pontianak
Kode Pos: 78124
Telepon: +62(561)736541 atau +62(561)732001 ext. 110
Faksimile: (0561) 749702
e-Mail:
Website: www.kalbarprov.go.id