BERITA DAN KEGIATAN

Keberagaman Sebagai Kunci Persatuan dan Kesatuan Dalam Menjaga Kedaulatan NKRI

Sabtu, 13 April 2019 21:17 WIB
54 View
Uncategorized

PONTIANAK, Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Jenderal (Purn). Luhut Binsar Panjaitan serta Anggota Dewan Pengarah BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) Prof. DR. H. Mahfud MD, SH., S.U., menghadiri silaturahim dan apel kebangsaan pemilu damai di rumah radangk, pada hari jum'at (12/4).

Anggota Dewan Pengarah BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) Prof. DR. H. Mahfud MD, SH., S.U., mengingatkan pentingnya untuk terus menjaga persatuan dan kehamonisan bangsa Indonesia. Sebab dunia internasional mengakui jika tempat untuk belajar pluralisme terbaik adalah Indonesia.

"Karena diluar negeri, banyak antar suku terpecah karena isu-isu agama, namun hal tersebut tidak untuk Indonesia. Indonesia tidak pernah menjadikan isu agama untuk memecah antar saudaranya, itu yang harus kita banggakan. Mari kita syukuri, mensyukuri berarti merawat, Indonesia yang kita miliki dengan keberagaman inilah kita bisa maju bersama," ungkap Prof. DR. H. Mahfud MD, SH., S.U.

Dirinya pun mengajak seluruh elemem masyarakat tetap harus menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. "Saya mengajak agar berdemokrasi yang sportif, dan boleh menentukan sikap apapun didalam demokrasi sejauh masih dalam koridor. Dan tidak melanggar hukum termasuk juga penyebaran berita hoaks," tegasnya.

Sementara itu, Menko Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan berharap antar masyarakat Indonesia tidak berburuk sangka dan saling percaya. "Mari kita sama-sama memeriahkan pesta demokrasi kita dengan bersih jangan banyak berburuk sangka, kalau ada perbedaan disana-sini saya kira adalah proses demokrasi, tapi jangan buruk sangka. Kalau ada yang salah ya dibawa ke pengadilan, dihukum, tapi jangan seperti yang saya sampaikan tadi merusak semua kebaikan-kebaikan yang sudah kita bina berpuluh-puluh tahun," tuturnya.

Ia pun berharap agar berita-berita bohong atau hoaks tidak kemudian ikut disebarkan oleh elit-elit dan agar ada pendewasaan dalam demokrasi. "Saya mengimbau elit-elit kita terutama mengurangi atau menghilangkan berita-berita hoaks biarlah berkampanye dengan baik dua belah pihak dan hasilkan suasana yang lebih dewasa baik untuk masa depan Republik Indonesia," terangnya.

Ia pun mengungkapkan jika pemilu nantinya tetap ditentukan oleh tangan rakyat. "Hasil menang kalah biarkan aja nanti rakyat yang menentukan, inikan pesta rakyat," ungkapnya.

Gubernur Kalbar H. Sutarmidji mengungkapkan bahwa Provinsi Kalbar sangat banyak etnis suku bangsa yang ada di provinsi ini dan kita bersama-sama harus merawat keberagamaan antar etnis dengan baik.

"Tujuan kita bernegara ini untuk kesejahteraan kita semuanya sebagai warga negara, kesejahteraan bisa dicapai kalo kita satukan tekad untuk bersama-sama guna membangun Kalbar dan Indonesia ini apapun yang kita buat agar kemajuan negara," ungkap Gubernur Kalbar H. Sutarmidji.

Dirinya pun memberikan ruang bagi berbagai etnis yang ada di Kalbar untuk melaksanakan kegiatan budaya dan agamanya di Kalbar, namun kita saling menghormati antar etnis dan agama lainnya.

"Saya selaku Gubernur Kalbar memberikan ruang seluas-luasnya kepada etnis dan agama apapun di kalbar untuk melaksanakan kegiatan budaya dan keagamannya di Kalbar karena itu dilindungi oleh Undang-Undang. Jadi kalo ada hambatan apapun semuanya harus mau berkodinasi dengan kita (Pemerintah Provinsi)," ujarnya.

 


Oleh: (Rinto, S.Sos.)

 

 

 
KANTOR GUBERNUR KALIMANTAN BARAT

Alamat: Jl. Ahmad Yani, Pontianak
Kode Pos: 78124
Telepon: +62(561)736541 atau +62(561)732001 ext. 110
Faksimile: (0561) 749702
e-Mail:
Website: www.kalbarprov.go.id